Menyusun rak gudang bukan hanya soal merapikan barang. Kesalahan kecil dalam perencanaan dan pemasangan bisa berdampak besar: mulai dari barang susah ditemukan, alur distribusi tersendat, hingga risiko keselamatan kerja meningkat.
Sebagai pabrik rak gudang berpengalaman, Perkasa Racking sering menemukan kasus-kasus di lapangan yang seharusnya bisa dihindari sejak awal. Berikut ini adalah beberapa kesalahan umum dalam menyusun rak gudang — dan bagaimana Anda bisa menghindarinya.

1. Salah Pilih Jenis Rak
Satu jenis rak tidak bisa digunakan untuk semua jenis barang. Misalnya, menggunakan rak ringan untuk menyimpan material berat akan menyebabkan rak cepat rusak, bahkan bisa roboh. Begitu juga sebaliknya, rak berat untuk menyimpan barang kecil justru tidak efisien dari segi ruang dan biaya.
Solusi:
Konsultasikan kebutuhan Anda dengan tim ahli dari pabrik rak gudang seperti Perkasa Racking. Kami dapat membantu merekomendasikan rak selective, drive-in, medium duty, cantilever, atau rak custom sesuai jenis dan beban barang Anda.
2. Tata Letak Tidak Dirancang Matang
Rak disusun seadanya tanpa memperhatikan alur keluar-masuk barang bisa membuat aktivitas operasional jadi lambat. Forklift harus memutar jauh, staf harus bolak-balik, dan waktu distribusi pun jadi boros.
Solusi:
Buat layout gudang berdasarkan prinsip FIFO (first in, first out) atau LIFO (last in, first out), tergantung sistem kerja Anda. Pastikan ada jalur bebas untuk alat angkut dan ruang kerja yang aman bagi staf.
3. Tidak Memperhatikan Tinggi dan Jarak Rak
Terlalu tinggi bisa berbahaya. Terlalu rendah justru membuang ruang vertikal. Sementara jarak antar rak yang terlalu sempit bisa menyulitkan proses bongkar-muat.
Solusi:
Gunakan rak dengan tinggi yang sesuai standar industri dan sesuaikan dengan alat bantu (seperti forklift atau tangga dorong). Hitung juga tinggi barang beserta kemasannya agar tidak terjadi gesekan saat masuk atau keluar.
4. Tidak Menggunakan Label dan Sistem Kode
Sering kali pemilik gudang mengandalkan “ingatan” untuk menyimpan dan mengambil barang. Akibatnya, saat staff berganti atau barang bertambah, proses pencarian jadi kacau.
Solusi:
Gunakan sistem label atau barcode untuk setiap rak dan posisi barang. Dengan begitu, semua orang bisa bekerja dengan sistematis — tidak hanya mereka yang sudah lama bekerja.
5. Tidak Melakukan Pemeriksaan Berkala
Rak yang jarang diperiksa bisa mengalami karat, baut longgar, atau bahkan kerusakan struktur tanpa disadari. Ini bisa berbahaya bagi keselamatan pekerja dan kualitas produk yang disimpan.
Solusi:
Lakukan inspeksi rutin setiap beberapa bulan. Periksa struktur, baut, kondisi cat, dan stabilitas rak. Jika perlu, mintalah teknisi dari pabrik rak gudang terpercaya seperti Perkasa Racking untuk melakukan pengecekan profesional.
Rak gudang yang tampak sederhana ternyata punya peran besar dalam efisiensi dan keselamatan kerja. Hindari lima kesalahan di atas agar operasional gudang Anda berjalan lancar, aman, dan produktif.
Jika Anda sedang mencari solusi penyimpanan yang tepat dan tahan lama, Perkasa Racking sebagai pabrik rak gudang siap membantu Anda — mulai dari perencanaan, produksi, hingga pemasangan rak industri terbaik.
Hubungi tim kami hari ini dan susun gudang Anda dengan cara yang benar!