Memilih rak industri yang tepat adalah investasi jangka panjang bagi kelancaran operasional gudang Anda. Kesalahan dalam menentukan jenis rak bisa berakibat pada kerusakan barang, risiko keselamatan, hingga penurunan produktivitas. Untuk itu, penting memahami cara menyesuaikan rak dengan karakteristik barang—khususnya berdasarkan berat dan volume.

Berikut panduannya:
1. Identifikasi Berat Maksimal per Level Rak
Langkah pertama adalah menghitung berat maksimum yang akan ditopang rak pada setiap level (tingkat).
- Barang ringan (≤ 200 kg/level): Cocok untuk rak light duty, seperti penyimpanan suku cadang kecil, arsip, atau barang e-commerce.
- Barang menengah (200–800 kg/level): Gunakan rak medium duty atau longspan shelving yang mampu menahan beban sedang, ideal untuk komponen produksi atau stok ritel.
- Barang berat (> 800 kg/level): Wajib pakai rak heavy duty atau pallet racking. Sistem ini dirancang khusus untuk beban berat hingga ribuan kilogram per level.
Pastikan Anda juga memperhitungkan beban dinamis—berat saat forklift memindahkan palet—agar rak tidak mudah goyah.
2. Tentukan Volume dan Ukuran Barang
Selain berat, volume dan dimensi barang menentukan tinggi, kedalaman, dan lebar rak yang dibutuhkan:
- Barang berdimensi besar (misalnya gulungan, palet): Pilih rak pallet atau drive-in racking dengan kedalaman yang sesuai.
- Barang berukuran menengah: Rak longspan dengan adjustable beams memudahkan penyesuaian ketinggian antar-level.
- Barang kecil dengan banyak SKU: Rak light duty bertingkat banyak (multi-tier shelving) memaksimalkan visibilitas dan akses cepat.
Dengan mengukur panjang, lebar, dan tinggi barang, Anda dapat menentukan jarak antar-level dan lebar aisle (lorong) yang ideal.
3. Pertimbangkan Frekuensi Akses dan Alur Kerja
Frekuensi pengambilan barang memengaruhi pilihan rak:
- Rotasi tinggi (daily picking): Gunakan selective racking atau longspan yang memudahkan akses langsung.
- Rotasi rendah (batch storage): Drive-in atau push-back racking lebih efisien, memaksimalkan kepadatan penyimpanan.
Rancang juga jarak antar rak agar alat angkut (forklift, pallet jack) dapat bergerak lancar tanpa hambatan.
4. Analisis Kondisi Gudang
Faktor gudang seperti tinggi langit-langit, suhu, dan kelembapan harus diperhitungkan:
- Gudang tinggi berlangit-langit ≥ 6 m: Manfaatkan rak bertingkat (mezzanine) untuk menambah kapasitas vertikal.
- Gudang lembap atau outdoor: Pilih rak galvanis atau stainless untuk ketahanan korosi.
- Gudang ber-AC (cold storage): Rak dengan finishing powder coating food-grade atau galvanis anti-karat.
5. Konsultasi dengan Pabrik Rak Profesional
Setelah data berat dan volume terkumpul, langkah terbaik adalah berkonsultasi dengan pabrik rak terpercaya. Perkasa Racking menyediakan layanan survei lapangan, desain layout, hingga rekomendasi jenis rak sesuai kebutuhan spesifik Anda. Dengan begitu, Anda mendapatkan solusi penyimpanan yang:
- Akurat sesuai karakteristik barang
- Aman memenuhi standar beban dan keselamatan
- Efisien dari segi ruang dan alur kerja
- Tahan lama berkat material berkualitas
Menentukan jenis rak berdasarkan berat dan volume barang adalah langkah kritis dalam merancang gudang yang efisien dan aman. Dengan mengikuti panduan di atas dan bekerja sama dengan Perkasa Racking sebagai pabrik rak industri andalan, Anda dapat memastikan sistem penyimpanan yang optimal sekaligus mendukung pertumbuhan bisnis jangka panjang.